Pages

Subscribe:

Pages

Senin, 22 Juni 2015

Tracers


Hello guys, lama gak ketemu. Setelah beberapa bulan laptop gue rusak, sekarang gue sudah nemukan gantinya.
Seperti biasa ((MAINSTREAM HUUU.....))) gue bakal review film yang udah agak basi. Ibarat kolak, udah dibuat buka puasa trus gak abis, besoknya dibuat buka lagi.

Jalan cerita
Cam (gak dijelasin nama lengkapnya) adalah seorang kurir sepeda, dia terlilit hutang oleh geng dari pecinan. Sudah banyak hutang, tiba- tiba sepedanya rusak. Akhirnya Cam tidak bisa melanjutkan pekerjaanya sebagai kurir

Sampai akhirnya dia bertemu Nikki dan bergabung dengan geng parkour. Ternyata geng parkour ini merupakan sindikat penjahat, dan sudah beraksi beberapa kali. Ketua geng ini adalah miller.
Cam yang terlilit hutang harus segera melunasi hutangnya, atau nyawanya terancam.



Komentar


Keunggulan film ini jelas ada di parkournya, adegan- adegan pengejaran dan pelarian diri yang dilakukan Lautner dan gengnya sudah pasti jadi produk utama dari film ini. Parkour, yang hanya dipandang sebagai olahraga di masyarakat umum, menjadi hidup dan mati film ini.


Sebenarnya banyak adegan yang biasa saja, tapi karena porsinya lebih banyak, adegan pengejaran pun terasa keren


Namun ,sangat disayangkan, jalan cerita dari film ini sangat template dan mudah ditebaj. Tidak ada plot twist dari film ini, sama sekali tidak ada.
Dari segi musik pun film ini tampaknya ragu-ragu, mau dibikin tegang atau dibikin asyik, jadinya tanggung kakak.

Selain itu, geng pecinannya itu lo aktingnya kurang banget. Terutama hun atau siapalah itu. Dan gak ada unsur komedinya, sehingga terasa tanggung
intinya, film ini gak sekeren judul dan posternya. Jadi maaf banget buat fansnya Kak Lautner, gue cuma bisa kasih film ini rating 6.00 buat ketanggunganya hehe



Ciaoo

0 komentar:

Posting Komentar